Ki Hujan
Aufa, fillah and firdausy...tadi siang dibawah tangkal artos.
Tangkal artos?
Yups..tangkal artos :)
Mamah menamainya seperti itu, nama aslinya sendiri ki hujan. Entah apa yang di maksud ki hujan, saya kurang tahu.
Pohon yang terletak didepan rumah 'alami' kami ini ditanam kakakku yg nmr 3, aa eka muharam, jauh sebelum berdiri rumah kakakku nmr 7 yang berada dibelakang trio sholihah ini.
Jauh sebelum rumah kami resmi berdiri dengan gagah.hehee...
Pohon ini memiliki daun yang sangat rindang, warnanya hijau menyegarkan. Beberapa bulan yang lalu beberapa tangkainya terpaksa ditiadakan karena daun2 yang berjatuhan ke halaman rumah tetangga.
Setiap musim nikah tiba, daun kihujan ini diburu oleh dekorator pengantin untuk pelengkap ruangan resepsi.
Tidak ada patokan harga untuk daun ini. Akang urang guranteng nu biasa membeli daun ini sok ngasih Rp.7000,- untuk sekarung daun. Dan itu sangat sering... itulah alasan tangkal ini mamah namai 'tangkal artos'.
Mana penampakkan tangkalna? Hee...terlalu fokus ka objek trio sholihah. Janten tangkalna teu kaphoto :D
Ratu Balqis Palestin...ini adik2muuuu
23 Juli 2015
Komentar
Posting Komentar