Percaya Kepada Allah Itu..
"Percaya kepada Allah itu, Nak... Tak mengenal kata tapi."
"Maksudnya, mi?"
"Allah menyuruh kita sholat, maka sholatlah !
Allah menyuruh kita berpuasa, maka puasalah!
Allah menyuruh kita menutup aurat, maka tutuplah aurat!
Tanpa mengatakan, "tapi yaa Allah, emang buat apa aku sholat? buat apa aku puasa? buat apa aku menutup aurat? Dll... Engkau tahu kenapa, Nak?"
"Karena Allah maha mengetahui apa yang tidak kita ketahui."
"Iya, anakku sayang. Karena Allah maha mengetahui apa yang tidak kita tahu. Allah Maha Tahu.
Inilah iman itu, Nak. Iman itu membuat kita sami'na wa atho'na, kami dengar dan kami tha'at."
"Iya mi. Sami'na wa atho'na... Kalau kita mengatakan percaya pada Allah, cukuplah bagi kita untuk sami'na wa atho'na."
"MasyaAllah... Barokalloh, Nak. Semoga Allah memberimu kebaikan hidup di dunia, dan kebahagiaan di akhirat.!"
***
Masak sahur hari ini ditemani lampu senter Umar dan pemilik senternya karena lampu yang padam. Alhamdulillah, lampu kembali menyala saat piring-piring, gelas-gelas dan menu sahur sudah tersedia di tikar, alas yang kami sediakan untuk sahur.
Alergi dingin menyapa dengan mesra, tapi saya tak kan beranjak dari tugas saya semampu saya, hingga DIA berikan ketetapanNya yang membuat saya harus benar-benar berhenti.
Sahur kembali ramai karena Olin yang kembali ikut sahur,
"De Olin sudah sembuh, jadi mau shaum lagi."
"Alhamdulillah ya Nak. InsyaAllah... Aamiin. Sehat terus ya Nak!"
"Aamiin yaa Allah."
Sahabat,
Hari pertama di minggu kedua, ya?! Yaa Allah...waktu terus beranjak.
Wilujeng enjing :)
Abdi, #defa_s_hidayat, seorang istri dari suaminya, ibu dari aa #quthb_14year #umar_12year #aufa_9year #olin_6year
#odop_Ramadhan #day_8 #sahurkami #sahurkita
3 juni 2017
Komentar
Posting Komentar